Lingkaran – Sifat, Bagian-Bagian, Rumus Luas Dan Keliling

Rumus Luas Dan Keliling Lingkaran – Halo hai sobat semua semua. Setiap hari kita sering kali menjumpai benda seperti roda sepeda, tutup ember ataupun benda lain yang berbentuk lingkaran. Lingkaran merupakan salah satu bangun datar yang mempunyai rumus yang sedikit sulit ya kan, hehehe

Tapi tak perlu khawatir karena diartikel ini kamu akan mengupas lebih dalam mengenai lingakaran hingga akar-akarnya. Lingkaran merupakan bangunan yang unik dibandingkan dengan bangun datar lainnya.

Keunikannya itulah yang akan kita pelajari bersama. Oleh sebab itu klita akan membahas lebih jauh mengenai pengertian, bagian dalam lingkaran, sifatnya dan juga yang tak kalah penting yaitu rumus luas dan juga rumus keliling lingkaran

Pengertian lingkaran

pengertian-lingkaran

Lingkaran adalah salah satu bangun datar yang terbentuk dari kumpulan titik-titik yang melengkung tertutup dan setiap titik-titik tersebut mempunyai jarak yang sama dengan titik pusat

Bagian-bagian lingkaran

bagian-bagian-lingkaran

Lingkaran mempunyai beberapa bagian, agar lebih jelasnya dibawah ini merupakan penjelasan dari

bagian-bagian yang dimiliki lingkaran

Pusat lingkaran

Puasat lingkaran adalah titik yang berada di tengah lingkaran, jaraknya dari setiap tepi lingakaran akan selalu sama. Pusat lingkaran inilah yang nantinya akan menjadi patokan utama bagian-bagian lain dalam lingkaran

keterangan pusat lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf A

Diameter atau garis tengah lingkaran

Diameter adalah ruas lurus dari dua titik berbeda pada busur lingkaran dan melewati garis tengah. Jelasnya kamu dapat lihat gambar diatas

keterangan diameter atau garis tengah lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf B-C

Radius atau jari-jari lingkaran

Secara sederhana sebenarnya jari-jari lingkaran yaitu setengah dari diameter. Atau ruas yang menghubungkan dari titik pusat lingkaran ke busur lingkaran.

keterangan radius atau jari-jari lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf A-B

Busur lingkaran

Busur lingkaran adalah garis atau bagian tepi dari lingkaran. Setiap busur mempunyai jarak yang sama dengan pusat lingkaran

keterangan busur lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan garis terluar

Tali busur

Tali busur adalah garis ruas yang menghubungkan antara dua busur tetapi tidak melalui pusat lingkaran. Hampir mirip dengan diameter

keterangan tali busur lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf G-E

Tembereng

Tembereng adalah bagian lingkaran yang dibatasi oleh garis busur dan busur lingkaran. Hampir mirip dengan setengah lingkaran.

keterangan tembereng lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf B-H-E dan bewarna biru tua

Juring

Juring adalah daerah pada lingkaran yand dibatasi oleh busur lingkaran dan dua jari-jari. Juring mirip dengan potongan kue

keterangan juring lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf A-G-F dan bewarna ungu

Apotema

Apotema adalah garis lurus dari pusat lingkaran ke tali busur. Jelasnya kamu dapat lihat gambar diatas

keterangan apotema lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf A-H

Sudut pusat

Sudut pusat adalah sudut yang terbentuk dari dua jari-jari lingkaran yang berpotongan pada pusat lingkaran. Bisa dibilang bahwa sudut pusat merupakan sudut dari juring.

keterangan sudut pusat lingkaran pada gambar diatas ditandai dengan huruf A

Sifat-sifat lingkaran

sifat-sifat-lingkaran

Setelah kamu mengetahui dengan gamblang bagian-bagian yang dimiliki oleh lingkaran, maka sekarang kamu akan mempelajari tentang sifat-sifat yang dimilikik oleh linggaran. Sifat setiap bangun datar berbeda-beda, hal ini bertujuan agar dapat membedakan satu sama lain

titik pusat

semua lingakaran pasti mempunyai titik pusat. Titik pusat sangat penting karena bagian-bagian dilingakaran berhubungan langsung dengan titik pusat

mempunyai satu sisi

berbeda dengan bangunan datar lainnya yang mempunyai sisi lebih dari 3 seperti segitiga, persegi , persegi panjang dan lain sebagainya. Lingkaran hanya memiliki satu sisi, yap hanya satu sisi. Satu sisi pada lingakaran ini melengkung sempurna seperti huruf o

Tidak mempunyai titik sudut

Selain hanya mempunyai satu sisi, lingakaran juga tidak memiki titik sudut. Jadi tidak ada namanya sudut siku-siku, sudut lancip maupun sudut tumpul pada lingkaran. Garis lengkung pada lingkaran ini membentuk sudut sempurna 3600

Memiliki diameter

Jika di persegi kita mengenal dengan diagonal pada pada titik sudut satu dengan sudut lainnya sehingga menghasilkan garis miring. Pada lingakaran ada juga tetapi namanya diameter. Kenapa tidak diagonal ? karena kita tahu bahwa lingkaran tidak mempunyai titik sudut.

Diameter sendiri ukurannya selalu sema dalam kata lain entah itu diukur dari kanan-kiri ataupun dari atas kebawah maka ukurannya keduanya akan selalu sama

Memiliki jari-jari

Jari-jari merupakan setengah dari diameter. Panjang jari-jari juga selalu sama meskipun diukuru dari busur manapun menuju titik pusat

simetri lipat pada lingakaran

jumlah simetri lipat pada lingakaran sendiri tidak terhingga, hal ini karena jumlah sisinya yang ada satu dan juga tidak mempunyai titik sudut

simetri putar pada lingakaran

begitu juga dengan simetri putar pada lingakaran, simetri putar pada lingkaran juga tidak terhingga. Jika kamu tidak percaya cobalah putar sebuah lingakaran

nilai phi

sebelum kita membahas tentang rumus luas maupun rumus keliling lingkaran, alangkah baiknya jika kamu familiar terlebih dahulu kepada nilai phi (π). Nilai phi merupakan besaran yang terdapat khusus hanya pada lingkaran.

Nilai phi merupakan perbandingan antara kelling lingkaran dengan diameternya. Para ilmuwan matematika terdahulu mengemukakan bahwa nilai phi itu ialah  atau mendekatai dengan 3.14. berikut persaman nilai phi (π).

π = (keliling lingkaran) : (diameter lingkaran)

rumus keliling lingkaran

Rumus-Keliling-Lingkaran

setelah kita tahu mengenai nilai phi maka selanjutnya kita akan membahas tentang keliling lingkaran. Mengapa kamu harus tahu terlebih dahulu dengan nilai phi ?. karena dalam rumus lingaran entah itu keliling ataupun luas pasti ada nilai phi. Berikut rumus keliling lingkaran

keliling lingakaran (K) = π x diameter (d) atau 2 x π x jari-jari (r)

jika jari-jari atau diameter merupakan kelipatan dari 7 maka menggunakan nilai phi (π)   tetapi jika bukan kelipatan 7 maka menggunakan nilai phi (π) 3,14

contoh soal keliling lingkaran

sebuah ban mempunyai diameter 28cm. Berapakah keliling ban tersebut ?

diketahui :

diameter (d) = 28 cm

pertanyaan :

keliling ban ?

penyelesaian

keliling lingakaran (K) = π x diameter

=  x 28

=  x 284 = 22 x 4 (hasil 4 didapat dari pembagian 28 dengan 7)

= 88 cm

Jadi keliling ban tersebut ialah 88 cm

Rumus luas lingkaran

rumus-luas-lingkaran
rumus-luas-lingkaran

Dalam mencari luas lingkaran maka kita harus menggunakan rumus yang berbeda. Berikut rumus luas lingkaran

Luas lingkaran = π x r x r atau π x r2

Contoh soal luas lingkaran

Bapak mempunyai tutup ember berbentuk lingkaran dengan panjang jari-jari yaitu 14 cm. Berapakah luas dari tutup ember tersebut

Diktahui :

Jari-jari (r) = 14 cm

Pertanyaan :

Luas tutup ember ?

Penyelesaain

Luas lingkaran = π x r x r

=  x 14 x 14

=  x 142 x 14 = 22 x 2 x 14

= 616 cm2

Jadi luas tutup ember yang dimiliki ayah yaitu 616 cm2

itulah beberapa penjelasan menganai rumus luas, keliling dan juga sifat lingkaran, share artikel ini kepada teman yang belum bisa matematika

dan seperti biasa, terimakasih sudah mampir

Rumus Luas Dan Keliling Lingkaran

Tinggalkan komentar