Pengertian Atletik – Sejarah, Cabang Atletik dan Lapangannya

Pengertian Atletik – Sejarah, Cabang Atletik dan Lapangannya

Pengertian Atletik – Halo hai, sobat disini siapa sih yang suka berlari atau sekedar jalan-jalan santai. tahu gak bahwa sebenarnya yang kita lakukan termasuk kedalam salah satu cabang olahraga lo.

yap, lari dan jalan dikategorikan olahraga atletik. dari pada bingung kuy disimak dibawah ini pengertian, jenis dan juga sejarah dari olahraga atletik ini

Pengertian atletik

pengertian-atletik

Pengertian atletik secara bahasa diambil dari bahaha Yunani yaitu “athlon” yang berarti kontes, sedangkan pengertiannya secara luas yaitu gabungan beberapa jenis olahraga yang dikelompokan menjadi lempar, lari, dan lompat.

Dimana ketiga kategori cabang olahraga besar tersebut dibagi lagi menjadi beberapa poin-poin baru atau cabang olahraga baru yang didalamnya terdapat lari, lempar dan lompat. Cabang lain tersebut ialah lari jarak pendek, jarak panjang, jarak menengah, lari berintang, lari halan rintang, lari estafet dan jalan cepat.

Cabang lempar terdapat tolak peluru, lempar peluru, lempar lembing dan lempar cakram. Cabang lompat terdapat lompat tinggi, lompat jauh, lompat galah dan lompat ganda.

Sejarah atletik

sejarah-atletik

Olahraga atletik merupakan event asli dari Olahraga yang pertama kali di gelar pada tahun 776 sebelum masehi, saat itu olahraga yang diperlombakan baru perlombaan lari atau stade.

Lambat laun atletikpun semakin berkembang pada tahun 600-an sebelum masehi beberapa Games mulai digelar di Benua Eropa selama Era Klasik “Panhellenik Games The Pythian Game” yang digelar di Argolid setiap dua tahun sekali.

Pada tahun 523 sebelum masehi The Isthimian Game di adakan di Isrhmus setiap dua tahun sekali, selain itu juga tedapat The Roman Games yang berasal dari akar Yunani murni, perlombaannya yaitu berupa lari dan melempar.

Sedikit berbeda dengan perlombaan yang ada di Yunani, Etruscan Game membuat perlombaan memakai sistem galiatoral, perlobaan ini digelar di Delphi sekitar 527 tahun sebelum masehi di Delphi dan diadakan tiga empat tahun sekali.

Olahraga atletik semakin menyebar luas hingga ke Roma, dan juga digemari disana, berbeda dengan perlombaan atletik lebih identik dengan pelatihan tempur. Pada abad pertengahan anak-anak bangsawan dilatih berlari, bergulat, bertarung dan berkuda, serta memanah dan menggunakan senjata.

Dengan berkembangnya jaman, atletik lebih ditanggapi serius. Pada abad ke 19 event modern yang diadakan oleh organisasi formal mulai di adakan. Termasuk dengan latihan di rezim sekolahan dan olahraga reguler.

Sebuah sekolah di Sandhurst yakni Royal Millitary College mengklaim bahwa merekalah yang pertama kali melaksanakan lomba atletik pada tahun 1812 dan 1825, tetapi hal itu disangkal karena tidak adanya bukti yang nyata.

Penemuan yang terdapat buktinya terdapat di Royal Shrewsbury School Hunt, Shropshire di tahun 1840. Hal ini dibuktikan dengan adanya bukti catatan yang ditulis oleh C.T Robinson, murid sekolahan tersebut 60 tahun kemudian. Pada tahun 1850 Exeter College Oxford menyelengarakan kompetisi yang terorganisir pertama kali.

Sedankan Olimpiade modern pertama kali di laksanakan pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Penggagas ini adalah Baron Peire Louherbin seorang warga Perancis. Pada tahun tersebut perempuan masih belum diijinkan untuk berpartisipasi, hingga pada tahun 1928 wanita turut berpartisipasi di lapangan dalam event olimpiade.

Semakin berkembangnya olahraga atletik ini dibentuklah badan pengelola Internasional yang bertugas menyelengerakan kejuaran atletik dunia. Kejuaran atletik dunia pertama kali diadakan pada tahun 1983.

Dan beberapa kejuaran lain dalam lingkup regional seperti kejuaran di PAN-American Games, Kejuaran Eropa dan Commonwealth Games.

Sedangkan perkembangan atletik di Indonesi juga pesat, hal di buktikan dengan antusiasme masyarakat dalam sebuah pertandingan atletik. Tak hanya itu Indonesia juga melahirkan banyak atlet berbakat dengan skill yang tinggi.

Hal ini telihat dari prestasi para yang ditoreh oleh atlet Indonesia di kejuaran Olimpiade Atletik Internasional. Seperti Muhammad Zohri pelari muda yang menyumbangkan banyak medali cabang atletik lari bagi Indonesia.

Cabang olahraga atletik

Dibawah ini merupakan cabang olahraga atletik yang terkenal dan biasa diadakan pada saat olimpiade, baik secara lokal maupun internasional.

Lari Jarak Jauh

lari-jarak-jauh

Yang pertama dari cabang olahraga atletik adalah lari. Yup, lari merupakan olahraga yang paling sederhana dan paling sering dilakukan oleh orang awam, hal ini karena lari olahraga yang tidak membutuhkan biaya tetapi sangat bermanfaat bagi kesehatan badan.

Sekarang olahraga lari menjadi primadona bagi kawula muda, trend ini dapat kita lihat di kota-kota besar saat hari libur.

Lari jarak jauh atau yang lebih dikenal dengan nama marathon merupakan olahraga atletik yang “wajib” di perlombakan dalam Olimpiade Atletik, secara umum dalam perlombaan olahraga ini di kelompokan menjadi dua, yaitu pengelompokan berdasarkan umur dan juga pengelompokan berdasarkan jarak.

Pengelompokan berdasarkan usia :

  1. Kelompok Junior yaitu dibawah 20 tahun
  2. Kelompok Junior ll yaitu rentang usia 17 – 18 tahun
  3. Kelompok Junior lll yaitu rentang usia 15 – 18 tahun
  4. Kelompok Pemula yaitu rentang usia 13 – 14 tahun
  5. Kelompok Veteran Putra sekitar 40 tahun ke atas
  6. Kelompok Veteran Putri sekitar 35 tahun ke atas

Pengelompokan berdasarkan jarak :

  1. Jarak 4 km untuk peserta putra junior
  2. Jarak 8 km untuk peserta putra junior
  3. Jarak 6 km untuk peserta putra dewasa
  4. Jarak 12 km untuk peserta putra dewasa

Lari Jarak Pendek

lari-jarak-pendek

Cabang olahraga atletik ini sering juga disebut dengan nama “sprint”, lari jarak pendek memerlukan stamina prima serta konsentrasi yang tinggi. Olahraga ini dilakukan dengan cara berlari dengan jarak yang telah ditentukan dalam waktu secepat-cepatnya.

Dalam cabang atletik ini ada tiga kategori lintasan yang diperlombakan yaitu lari jarak pendek 100 meter, lari jarak pendek 200 meter, dan lari jarak pendek 400 meter. Sekarang ini rekor dunia lari untuk semua kategori masih di pegang oleh pelari asal Jamica, Usain Bolt dengan catatan waktu untuk kategori 100 meter yaitu 9,58 detik.

Jalan Cepat

pengetian-jalan-cepat

Jalan cepat merupakan cabang olahraga atletik, pengertian sederhanaya ialah berjalan dengan gerak maju dalam melangkah tanpa adanya “lost contact” terputusnya hubungan antara kaki dengan tanah.

Penjelasannya yaitu saat kaki depan maka harus menempel ditanah terlebih dahulu sebelum kaki belakang tidak berpijak di tanah atau saat kita melangkah maka salah satu kaki harus menempel di tanah.

Jadi syarat utama dari dari cabang Atletik ini adalah tumpuan kaki harus tegak lurus dan lutut tidak boleh bengkok, dalam perlombaan jalan cepat umumnya menggunakan lintasan dengan panjang mulai dari 3000 meter hingga 100 kilometer.

Salah satu prestasi Indonesia dari olahraga atletik ini berasal dari Hendro yang mendulang mendali emas di SEA Games 2017 Malaysia, di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Lari Estafet

Lari-Estafet

Lari estafet adalah olahraga atletik dalam cabang lari, kekompakan dan kerajasama tim merupakan hal yang menjadi point utama dari perlombaan ini, sistemnya yaitu terdapat empat pelari dalam satu tim dan saling bergantian memberikan tongkat dari pelari satu ke pelari selanjutnya hingga garis finish dengan lari secepat-cepatnya.

Dalam atletik ini tak hanya kecepatan saja yang dibutuhkan oleh pelari tetapi kemampuan memberi dan menerima dalam zona pemberian juga cukup berpengaruh untuk kemenangan tim.

Tolak Peluru

pengertian-Tolak-Peluru

Ciri khas dari cabang olahraga ini adalah menggunakan bola besi yang menyerupai peluru meriam dengan berat tertentu sebagai alat permainan. Pengertian sederhannya yaitu seorang atlet harus melemparkan bola tersebut sejauh mungkim, karena semakin jauh bola besi itu jatuh maka nilainya juga semakin tinggi.

Ada bermacam-macam teknik dalam permainan atletik ini mulai dari teknik slide atau meluncur, teknik spin atau berputar, dan gaya klasikal atau menghadap samping langsung menolak peluru tersebut.

Meskipun terkesan sepele tetapi olahraga atletik ini hanya biasa dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai badan yang besar dan teknik yang tepat.

Tolak peluru juga tidak membutuhkan lapangan yang luas karena dalam sejarah diselenggarakan olahraga atletik ini sejak pertama kali belum ada rekor atlet yang bisa mencapai 25 meter. Cabang atletik ini bisa dilakukan di dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor).

Lempar Cakram

Lempar-Cakram

Pengertian dari lempar cakram yaitu cabang olahraga atletik melempar sebuah cakram dengan ukuran diameter 220 milimeter, dan berat 2 kg untuk laki-laki dan 1 kg untuk perempuan, olahraga atletik ini menggandalkan tanggan dan kaki dengan kekuatan otot maksimal untuk menghasilkan lemparan yang jauh.

Olahraga Atletik ini sudah mulai diadakan sejak olimpiade di Athena Yunani. Bentuk cakram yang mirip dengan pesawat ufo ini awalnya bukanlah sebuah olahraga melainkan bentuk kegiatan sehari-hari manusia pada masa lampau untuk berburu.

Lempar Lembing

pengertian-lempar-lembing

Pengertian lembing yaitu tongkat panjang dengan ujung runcing, dari kalian mungkin lebih familiar dengan tombak, secara otomatsis pengertian lempar lembing yaitu cabang olahraga atletik yang menggunakan lembing sebagai alat utamanya.

Penilaian dari lempar lembing diukur berdasarkan jarak lembing yang dilemparkan oleh atlet, jarak terjauh maka akan mendapat nilai terbesar. Cabang olahraga atletik hampir sama dengan tolak peluru, berfokus pada otot tangan sebagai kekuatan utama.

Sejarah awal lempar lembing sudah diperlombhakan pada Olimpiade Athena, dan pada Olimpiade modern mulai diadakan pada tahun 1908, pada saat itu cabang atletik ini hanya diperuntukan bagi laki-laki.

Lompat Jauh

atletik-lompat-jauh

Lompat jauh menggunakan kekuatan otot kaki sebagai kekuatan utama dari cabang olahraga atletik ini, penilaian olahraga ini berdasarkan jarak lompatan terjauh dari atlet, dengan jarak semakin jauh maka penilaian semakin tinggi.

Cabang atletik ini dilakukan dengan cara melakukan sprint dari garis start, kemudian melompat pada garis yang telah ditentukan dengan melompat dan mendarat sejauh mungkin menggunakan tenaga penuh.

Biasanya jarak lompata dari atlet profesional berkisar di tujuh sampai delapan meter, tetapi rekor dunia untuk cabang olahraga atletik ini sekarang dipeggang oleh Mike Powwel pada Olimpiade tahun 1981 dengan jauh lompatan mencapai 8.95 meter.

Lompat Tinggi

pengertian-atletik-lompat-tinggi

Kelenturan tubuh dan kekuatan hentakan kaki sangat dibutuhkan untuk cabang atletik ini. Permainan ini sangat simple kita hanya dituntut untuk melingtangi tiang dengan ketinggian tertinggi tanpa menyentuh atau membut mistar terjatuh.

Cabang olahraga atletik ini mempunyai berbagai teknik seperti Gaya Gunting, Gaya Guling Sisi (Western Roll), Gaya Straddle dan Gaya Flop. Dari semua teknik tersebut Gaya Flop merupakan gaya yang paling sering dilakukan oleh para atlet.

Gaya flop pertama kali diperkenalkan pada olimpiade atletik di Mexico pada tahun 1968 oleh atlet lompat tinggi asal Amerika Serikat bernama Dick Ricarod Fosbury, dia juga berhasil mendapatkan medali emas untuk cabang atletik tersebut. Gaya tersebutpun diberi nama Fosbury Flop.

Berbeda dengan gaya yang lain gaya tersebut hampir mirip salto, bedanya atlet tetap mengedepankan punggung secara konstan dan menggunakan punggung sebagai tumpuan untuk jatuh.

Lompat Galah

lompat-galah

Sebenarnya lompat galah sama seperti lompat tinggi yakni kita dituntut untuk melewati sebuah mistar tanpa membuatnya jatuh, hal yang membedakan dari cabang olahraga atletik ini yaitu galah sebagai alat utama permainan ini.

Galah yang digunakan juga tidak sembarangan, kriteria galah tersebut haruslah panjang dan fleksibel. Sekarang galah terbuat dari fiberglass atau serat karbon. Lompat galah pertama kali diadakan pada olimpiade atletik pada tahun 1896 untuk pria dan tahun 2000 untuk wanita.

Induk organisasi atletik

induk-olahraga-atletik

Induk organisasi dunia adalah IAAF (International Association of Athetics Federations) atau dalam bahasa Indonesia mempuanyai arti Federasi Atletik Internasional.

Organisasi ini bermarkas di Maroko dan didirikan pada kongres pertama di kota Stockholm, Swedia tahun 1912. Pada awal pendiriannya organisasi ini masih berupa Federasi Atletik Amatir Internasional.

awal adanya atletik di Indonesia itu sekitar tahun 1930, saat pemerintah Hindi Belanda menjadikan Olahraga Atletik sebagai salah satu matapelajaran di sekolah. Karena hal tersebut masih dianggap baru maka awal mulanya atletik belum diminati, karena saat itu atletik hanya dikenal pada lingkungan sekolah.

Tetapi lambat laun masyarakat pun mulai memahami dan mengerti manfaat dari atletik, penggemar atletikpun kian bertambah banyak setiap harinya.

Cikal bakal induk atletik di Indonesia yaitu saat kalangan belanda membentuk suatu organisasi untuk menangani berbagai macam pertandingan atletik, NIAU / Nederlands Indische Athtiek Unie merupakan organanisasi atletik pertama di Indonesia buatan Belanda.

Dan organisasi induk Atletik Indonesia di dirikan pada tahun 1950 yang bernama Persatuan Atletik Seluruh Indonesia di kota Semarang hingga saat ini.

Gambar lapangan atletik

Gambar-lapangan-atletik

Secara umum lapangan atletik dibuat untuk berbagai cabang olahraga yang telah dijelaskan diatas, seperti lapangan lari, lapangan lempar dan lapangan lompat. Ditengah lapangan terdapat lapangan untuk cabang lempar, seperti lempar lembing, lempar cakram, lempar peluru dan tolak peluru.

Disisi lapangan untuk cabang lari seperti lari jarak pendek atau sprint, lari jarak menengah dan lari jarak jauh atau marathon. Untuk cabang lompat juga biasnya terdapat di sisi luar lapangan seperti lompat jauh, lompat tinggi dan lompat galah.

Keterangan dari lapangan atletik diatas ialah sebagai berikut

  • Panjang lintasan outdoor : 400m dengan 6-10 buah jalur
  • Panjang lintasan indoor : 200 meter dengan 4-8 buah jalur, berbentuk bulat telur
  • Lebar antar lintasan lari : 1.22 meter

itulah penjelasan mengenai atletik, semoga dengan membaca ini kita semakin semangat untuk berolahraga ya.

dan seperti biasa, terimakasih sudah mampir

Pengertian Atletik

Tinggalkan komentar