Cara Membuat Sticker

bisnis sticker

Sticker yang kotak-kotak dan bulat-bulat itu adalah sticker jadul alias ketinggalan jaman. Sekarang sudah saatnya membuat sticker dengan cara yang lebih elegan dan kekinian.

Sticker yang kekinian adalah yang potongannya bisa menyesuaikan dengan desain visualnya. Supaya hasil akhir lebih nyaman di mata dan membuat si pemilik barang percaya diri menempelkan sticker di barang kesayangannya.

Lalu Bagaimana Cara Membuatnya?

Pertanyaan bagus! Ada dua cara untuk membuatnya:

  1. Menggunting secara manual.
  2. Menggunakan mesin otomatis.

Kalau jumlah sticker masih bisa dihitung jari sih tidak ada masalah menggunakan gunting dan dilakukan secara manual, tapi bagaimana jika jumlahnya ribuan? Mau tidak mau kita harus meminta bantuan pada mesin otomatis yang bisa menyelesaikan ribuan task ini dalam waktu singkat.

Umumnya, yang ingin memproduksi dalam jumlah besar adalah orang-orang yang menjadikan ini sebagai bisnis. Bisnis pembuatan sticker. Yang namanya bisnis, pasti ada modal di awal untuk menjalankan bisnisnya. Salah satu modal itu digunakan untuk membeli mesin khusus yang berfungsi untuk memotong sticker.

Dengan menggunakan mesin khusus potong sticker ini tugas Anda sebagai pelaku bisnis menjadi jauh lebih mudah, semua sudah dikerjakan oleh robot dengan teknologi digital.

Manfaat Menggunakan Mesin Cutting Sticker

Ini adalah manfaat umum yang bisa Anda dapatkan.

  1. Alat umumnya mempunyai garansi 1 tahun, jadi tidak perlu khawatir.
  2. Bisa mengerjakan berbagai macam tingkat kerumitan pemotongan kertas.

Cara Kerja Cutting Sticker

bisnis sticker

Pada dasarnya mirip kinerjanya dengan mesin print, hanya saja pada ujungnya diganti dengan pisau siper kecil dan tajam yang berfungsi memotong menyesuaikan desain yang telah ditentukan.

Mesin ini membaca perintah secara digital melalui komputer. Jadi, untuk mengarahkan “nanti yang dipotong di bagian ini saja yaa” itu adalah komputer, dan komputer yang mengendalikan adalah kita. Sampai sini Anda mulai paham kan dengan mesin yang unik ini?

Bisnis Sticker

alat Cutting Sticker

Barang yang sangat tipis dan seringnya tidak lebih dari 10 cm panjang-lebarnya, berapa sih keuntungannya? Bahkan 500 rupiah saja mungkin tidak sampai. Lantas apakah ini bisnis yang prospeknya masih layak untuk dijajaki?

Perhatikan sekitar kita, ada begitu banyak sekolah, kampus, perusahaan, lembaga, seminar, event, brand, toko, dan lainnya, mereka adalah para konsumen sticker. Belum lagi dengan para pedagang di emperan jalan yang menjual sticker dari brand-brand ternama seperti Monster, Repsol, Camel, juga logo-logo tim sepakbola.

Satu kali order yang datang dari mereka, minimal bisa 1 rim alias 500 lembar, dan seringnya ada ribuan lembar. Bayangkan kalau dalam sebulan ada 10 order, berapa keuntungan yang bisa Anda peroleh? Lumayan kan?

Tantangan

Tapi tetap harus memperhatikan besar kecilnya peluang ya. Punya skill desain dan punya alat atau mesin cutting ini belum jadi jaminan. Yang tak kalah penting adalah jaringan, bagaimana supaya orang-orang tahu bahwa Anda mempunyai bisnis sticker.

Jangan sampai salah hitung, ekspektasi Anda dalam satu bulan ada minimal 10 order, tapi realiti berkata Anda hanya dapat 1 order atau bahkan tidak dapat sama sekali. Menyedihkan. Kembali lagi pada jaringan dan strategi marketing yang dipakai.

Solusi Alternatif

Kalau masih ragu apakah ingin menjalani bisnis sticker, sebaiknya lakukan investigasi terhadap kawan kerabat Anda yang sudah lebih dulu menjalankan bisnis ini, lihat apakah bisnisnya berjalan dengan mulus, kalau iya bagaimana teknik yang selama ini dijalankan dan bagaimana ia mengembangkan bisnisnya selama ini. Semua itu harus Anda pelajari secara menyeluruh. Setelah yakin bisa menduplikasi barulah terapkan semua teori Anda di kenyataan.

Selamat ber-sticker ria!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *