Batu Apung –  Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, Manfaat dan Harganya

Batu Apung – Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, Manfaat dan Harganya

Batu apung – halo hai sobat semua ? dalam bumi yang kita tinggali ada beberapa hal aneh yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun demikian alasan ilmiah juga dapat menjelaskan permasalahan tersebut

Seperti contohnya batu apung yang dapat mengapung diatas air. Seperti kita tahu bahwa jika kita melempar batu ke kolam air maka batu itu akan tenggelam, tetapi hal tersebut tidak akan berlaku bagi batu apung

Supaya tidak bingung silahakan baca artikel dibawah ini mengenai batu apung, mulai dari pengertina batu apung, ciri-ciri batu apung, manfaat dan semua hal mengenai batu apung

Pengertian batu apung

pengertian-batu-apung

Batu apung atau pumice adalah jenis batuan yang terbentuk dari letusan gunung berapi. Ciri yang mencolok dari batu ini ialah warnanya yang terang dan terdapat pori-porinya. Batu apung termasuk kedalam jenis batuan beku (jenis batuan yang terbentuk dari hasil pendinginan magma)

Batu apung sendiri merupakan istilah, karena batu ini dapat mengambang diatas permukaan air. Batu apung sendiri merupakan batuan vulkanik silikat atau dari buih lava yang terpadatkan. Oleh sebab itu jika ada gunung yang meletus secara otomatis akan menghasilkan batu apung.

Ciri-ciri batu apung

ciri-ciri-batu-apung

Ciri-ciri dari batu apung ialah sifat vesicularnya yang tergolong tinggi, selnya berstruktur seluler dan terdapat banyak sekali karena pengembangan buih yang terdapat didalamnya. Batu apung termasuk kedalam batuan yang berat jenisnya rendah, hal ini karena banyaknya ruang pori atau vesikel yang terdapat didalamnya

Perlu kamu ketahui kenapa batu apung dapat mengapung di air. Hal itu karena berat jenis batu apung tidak lebih atau bahkan kurang dari 1, sedangkan syarat benda dapat tenggelam ialah jika berat jenis benda lebih besar daripada massa jenis air

Didalam batu apung terdapat beberapa mineral yaitu tridimit, kuarsa, feldsar dan juga kristobalit. Batu apung juga terdapat sifat fisika dan sifat kimia yang ada didalamnya, antara lain yaitu mengandung MgO, SO3, AI203, CaO, SiO2, Na20, K20, CI, TiO2 dan Fe2O3.

Juga beberapa ciri lain seperti Loss of Ignition atau kadar zat hilang bakarnya 6%, sound transmission atau hantaran suaranya rendah, dapat menyerap air (water absorption) sebesar 16,67%, dapat tahan api hingga 6 jam, thermal conductivity atau konduktivitas panasnya tergolong rendah dan memiliki rasio yang kuat terhadap tekanan dengan beban yang cukup tinggi.

Jenis batu apung

jenis-batu-apung

Seperti yang kita ketahui bahwa batu apung berasal dari magma letusan gunung berapi, tetapi mengapa batuan lain yang berasal dari magma gunung berapi tidak bisa mengambang.

Hal ini karena magmanya berbeda, magma batu apung mengandung gas yang komposisi didalamnya terdapat rhyolitik, sedangkan batuan lain berasal dari magma yang mengandung komposisi basaltik dan andesitik

Berdasarkan material pembentuk batu apung, proses pembentukan, dan distribusi fragmen atau ukuran partikel. Batu apung di klasifikasikan menjadi 4 jenis, yaitu sebagai berikut

  1. batu apung jenis redeposit (hasil endapan ulang)
  2. batu apung jenis new ardante
  3. batu apung jenis sub areal
  4. batu apung sub aqueous

Sedangkan batuan lainnya yang asal terbentuknya dan mempunyai struktur fisika yang sama dengan batu apung yaitu cinter, scoria, pumicit dan volkanik

Penyebaran batu apung sendiri di Indonesia terdapat pada daerah Sukabumi, Serang, pulau Lombok, dan pulau Ternate. Batu apung banyak tersedia juga di daerah gunung berapi yang sudah berumur kuarter atau tersier.

Proses pembentukan batu apung

proses-pembentukan-batu-apung

Letusan gunung berapi yang bersifat eksplosif (mudah meledak) mengeluarkan berbagai material yang ada didalamnya, kemudian material tersebut mengalami transportasi secara horizontal dan terkumpul sebagai batuan piroklastik

Petunjuk utama dari pembentukan batu apung dapat dilihat dari vesikel (ruang pori) yang ada didalamnya. Vesikel atau ruang pori yang berasal dari gelembung-gelembung gas ini kemudian terperangkap dalam bebatuan yang mengalami proses pendinginan secara cepat. Batuan ini berasal dari magma yang mengandung banyak gas

Karena proses pendinginannya berlangsung cepat, membuat atom yang terdapat pada material tidak bisa mengatur diri untuk membentuk kristal. Oleh karena itu, para ilmuan mengkategorikan batu apung kedalam batuan mineraloid karena faktor pembentukannya berasal dari kaca vulkanik amorf

Daripada bingung-bingung, lebih baik kita analogikan proses pembentukan batu apung seperti minuman berkarbonasi.

Kita tahu bahwa dalam minuman berkarbonasi yang tertutup rapat mengandung karbondioksida yang apabila kita guncang atau kocok kemudian membukanya langsung akan menghasilkan pelepasan tekanan yang membuat gas keluar bercampur dengan buih atau busa

Hal tersebut juga sama dengan batu apung. dalam perut bumi terdapat tekanan yang tinggi sehingga membuat magma yang ada didalamnya mengandung beberapa persen berat gas yang terlarut.

Gas yang bercampur dengan magma akan keluar jika gunung meletus melalui ventilasi vulkanik dalam berbentuk buih cair. Buih tersebut kemudian mengalami proses pendinginan dengan cepat di udara, dan jatuh kembali ketanah berbentuk batu apung, begitulah proses pembentukan batu apung

Gunung meletus Dapat mengeluarkan berbagai material vulkanik, mulai dari berbentuk kecil seperti debu-debu halus hingga berbentuk sebesar rumah.

Manfaat batu apung

manfaat-batu-apung

Manfaat batu apung sendiri sangat banyak, mulai dari bidang kesehatan, industri dan bahan bangunan. Dalam industri sendiri batu apung kerap digunakan untuk campuran pembuatan cat, batu apung digunakan untuk cat sekat akustik, pelapis nonskid, flatting agents dan digunakan untuk bahan pengisi tekstur cat

Sedangkan dalam industri kimia sendiri, batu apung dimanfaatkan untuk chemical carrier, pemicu korek api belerang dan media filtrasi. Dalam industri plastik dan logam batu apung juga kerap dimanfaatkan untuk pembersih kaca, electro plating, pressure blasting, vibratory and barrel finishing, serta untuk pembersih dan pemoles

Manfaat batu apung untuk industri kosmetik juga kerap di jadikan pemoles, pemerata kulit dan penambal gigi. Sedangkan untuk industri lainnya seperti karet, elektronika dan komponder batu apung dimanfaatkan untuk bahan karet penghapus, bubuk bahan sabun cuci tangan dan pembersih papan sirkuit.

Manfaat batu apung untuk kesehatan sendiri bisa mengatasi permasalahan kulit mulai dari kulit kering, kaki pecah-pecah, dan bisa juga menyembuhkan mata ikan. Cara penggunaannya biasanya di gosokan ke kulit yang basah.

Penggunaan batu apung untuk menggosok kulit sebaiknya dilakukan seminggu 2 kali, jangan terlalu sering karena dapat menyebabkan kulit tipis. Dengan demikian kegunaan batu apung akan amat terasa Harga batu apung

Batu apung biasanya di jual secara kiloan, kamu dapat membelinya Di toko bangunan atau juga dapat membelinya secara online.harganya juga bervariasi mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per kilonya.

Tentunya harga tersebut tergolong murah, terlebih lagi dengan berbagai manfaat batu apung bahkan batu apung yang dijual untuk batu gosok hanya seharga Rp 25.000, dengan harga segitu kamu dapat membersihkan badan saat mandi

itulah penjelasan mengenai batu apung, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

dan seperti biasa terimakasih sudah mampir

batu apung

Tinggalkan komentar